Emosional Kalahkan Klub Kelahiran, Rizky Ridho Puji Kedewasaan Bonek dan The Jakmania
Rizky Ridho puji kedewasaan Bonek dan The Jakmania yang berbagi tribun di JIS saat Persija bungkam Persebaya.

JAKARTA, jakrev.com – Kemenangan dramatis Persija Jakarta atas Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), menyisakan cerita berkesan di luar lapangan.
Pertandingan yang dipastikan lewat gol menit akhir Ivan Mamut tersebut tak hanya mengamankan tiga poin bagi tuan rumah Persija, tetapi juga menghadirkan atmosfer hangat dari tribun penonton.
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho menyoroti sorak-sorai suporter kedua tim yang berada dalam atmosfer kondusif sepanjang laga.
Perasaan Emosional dan Sikap Profesional
Bertanding melawan Persebaya memberikan dorongan emosional tersendiri bagi Ridho. Surabaya merupakan tanah kelahirannya, sekaligus tim yang pernah membesarkan namanya sebelum berseragam Macan Kemayoran.
Ridho mengakui bertanding menghadapi klub asal kotanya bukan perkara gampang. Kendati demikian, dia menegaskan komitmen profesionalismenya untuk memberikan performa terbaik bagi skuat yang dibelanya saat ini.
“Pasti enggak mudah karena melawan tim kota kelahiran saya sendiri, tapi saya bakal melawan. Saya profesional, sekarang saya dikontrak Persija dan diberikan segalanya oleh Persija. Jadi semaksimal mungkin saya berikan yang terbaik untuk Persija,” ujar Ridho saat konferensi pers pasca laga, Sabtu (7/11/2026).
Satu Tribun yang Menyuntik Energi Tambahan
Hal paling berkesan bagi bek Timnas Indonesia ini adalah hadirnya Bonek dan The Jakmania di tribun yang sama. Pemandangan kedua kelompok suporter yang mendukung tim kesayangan secara dewasa dalam satu tribun dinilainya sebagai langkah maju bagi sepakbola nasional.
Ridho tak menampik keberadaan kedua kelompok suporter tersebut langsung melipatgandakan semangat bertandingnya di lapangan.
“Untuk Bonek dan The Jak, saya sangat berterima kasih. Mereka sangat-sangat dewasa. Mungkin ini salah satu contoh kalau mereka bisa satu tribun,” ungkap Rizky Ridho.
“Ini yang dibutuhkan pemain, karena kalau saya didukung Bonek sama The Jak, energi saya bertambah. Bonek juga suporter yang mendukung saya dari lama, jadi saya harap seperti ini terus berlanjut,” sambung pemain jebolan kompetisi internal Persebaya ini.
Rivalitas Sehat dan Tradisi Menjamu
Mengenai tensi tinggi antara kedua tim, Ridho memandangnya sebagai dinamika wajar dalam sepakbola. Menurutnya, gesekan kecil di lapangan maupun tribun adalah bagian dari bumbu rivalitas, selama tetap berada dalam koridor kedewasaan.
Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi saling menghormati dan menjamu pendukung tim tamu dengan baik, baik saat laga kandang maupun tandang.
“Friksi-friksi sedikit tak masalah karena memang rival. Tapi harus terus kayak gini, saling dewasa. Ketika Persija dijamu baik di sana, ya kita harus menjamu baik Bonek dan Persebaya di sini,” tutur pemain bernomor punggung 5 tersebut.
Hasil positif atas Persebaya ini tak hanya makin memperkukuh posisi Persija di papan atas klasemen, tetapi juga membawa pesan penting bahwa rivalitas sengit di lapangan bisa berjalan seiring dengan kedewasaan para suporter di tribun penonton.



