BerandaKORPORATBUMDProkes Ketat,  Jakarta International Velodrome Tuan Rumah “Hari Donor Darah Sedunia”   

Prokes Ketat,  Jakarta International Velodrome Tuan Rumah “Hari Donor Darah Sedunia”   

Kegiatan donor darah di Jakarta International Velodrome (JIV). (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Jakarta International Velodrome (JIV) kembali menjadi tuan rumah donor darah berkapasitas besar.  Kali ini, dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia, menyasar 287 karyawan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) sebagai induk usaha, diikuti pula oleh karyawan dari 6 anak usahanya.  Protokol kesehatan ketat  mengemuka pada gelar donor darah hari ini, Kamis (17/6/2021).

JIV konsisten  menjadi tuan rumah kegiatan donor darah setiap 3 bulan.

“Donor darah sudah menjadi budaya Jakpro Group.  JIV selalu terbaik sebagai venue donor darah dengan fasilitas ideal dari sisi luas lokasi, sirkulasi udara hingga aksesibilitas,” ujar Corporate Secretary Jakpro Nadia Diposanjoyo.

Masa pandemi tidak menghalangi keberlanjutan aksi donor darah.  Jakpro beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sehingga para pendonor dapat berbagi kepeduliannya dengan aman dan nyaman.  Kegiatan ini juga sebagai respon Jakpro terhadap imbauan Pemprov DKI Jakarta yang menggerakkan seluruh instansi dan lembaga untuk mengajak karyawan dan mitranya mendonorkan darah melalui PMI.

“Masa pandemi memang memerlukan kewaspadaan tinggi untuk menghindari risiko terpapar Covid-19. Namun kebutuhan darah untuk sesama yang membutuhkan, tetap perlu diperhatikan,” ungkap Nadia.

Sekedar informasi JIV merupakan salah satu aset yang dikelola oleh PT Jakpro yang mengantongi sertifikat UCI (Union Cycliste Internationale).   Dalam menghadapi pandemi, JIV bersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment).  Dibangun sebagai penugasan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro, yang didedikasikan pertama kali untuk perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Sebagai satu diantara 5 velodrome terbaik dunia, tentu JIV spesial digunakan event olah raga balap sepeda. Adapun kekayaan fasilitasnya dapat pula digunakan multifungsi. Infield di tengah track balap sepeda, dapat digunakan kegiatan donor darah massal dengan jaga jarak aman sesuai prokes Covid-19 seperti hari ini.

Beberapa kegiatan pada masa sebelum pandemi  digelar di indoor diantaranya pameran, bursa tenaga kerja (Job Exhibition), hingga konser musik kelas dunia (Magenta Orchestra).  Dalam masa pandemi, dibuka “Velo Cycling Academy” bersama Head Coach Dadang Haries Purnomo, Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia yang diselenggarakan rutin secara berkelompok selain kegiatan-kegiatan komunitas secara terbatas yang menggunakan area outdoor.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

JANGAN LEWATKAN