JAKARTA, jakrev.com – Upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Jakarta Utara saat beraktivitas di malam hari terus diperkuat. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara melaporkan telah menuntaskan perbaikan terhadap 3.308 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di enam kecamatan sepanjang triwulan pertama tahun 2026.
Langkah masif ini dilakukan untuk memastikan setiap sudut wilayah, mulai dari jalan protokol hingga pemukiman warga, mendapatkan pencahayaan yang optimal. Berdasarkan data periode Januari hingga Maret 2026, intensitas perbaikan paling tinggi terjadi pada awal tahun.
Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota serta PJU Sudin Bina Marga Jakarta Utara, Untung Pitoyo merinci bahwa pada Januari tercatat 1.347 titik yang diperbaiki. Kemudian disusul sebanyak 1.290 titik pada Februari, dan 671 titik pada bulan Maret.
“Kami bergerak cepat merespons setiap laporan warga maupun temuan petugas di lapangan. Fokus utama kami bukan sekadar mengganti bohlam yang mati, melainkan memastikan seluruh sistem kelistrikan, baik jaringan kabel udara maupun bawah tanah, berada dalam kondisi prima,” ungkap Untung melalui pernyataannya, Senin (6/4/2026).
Layanan Siaga 24 Jam
Perbaikan PJU ini mencakup berbagai jenis daya lampu, mulai dari 40 hingga 200 watt, tergantung pada klasifikasi jalannya.
Untung menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya bekerja secara reaktif, tetapi juga proaktif melakukan survei rutin dan pengamanan aset guna mencegah kerusakan fasilitas umum.
Demi memberikan layanan maksimal, Sudin Bina Marga menyiagakan personel selama 24 jam penuh. Kekuatan armada pendukung pun dikerahkan secara optimal, mencakup enam unit mobil pikap dan tiga mobil tangga yang siap meluncur ke lokasi gangguan di enam kecamatan.
Tekan Angka Kriminalitas
Penerangan jalan yang berfungsi baik diakui memiliki kaitan erat dengan aspek keamanan wilayah. Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, lampu PJU yang terang benderang menjadi faktor penting dalam menekan potensi tindak kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di malam hari.
Untung juga mengajak partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjaga fasilitas publik ini. Warga diimbau untuk segera melapor jika menemukan lampu jalan yang padam melalui kanal resmi yang telah disediakan pemerintah.
“Sinergi antara petugas dan laporan cepat dari warga sangat membantu kami dalam menjaga Jakarta Utara tetap terang dan aman bagi siapa saja,” pungkasnya.

