NASIONAL

PPKM Diperpanjang, Dunia Usaha Berharap Kelonggaran Yang Diperluas

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Pengusaha menantikan kebijakan Pemerintah apakah PPKM diperpanjang atau levelnya diturunkan pada malam mini. Jika tetap Pemerintah memperpanjang dan levelnya tidak diturunkan,dunia usaha berharap adanya kelonggaran yang diperluas.

“Seiring dengan Pembelajaran Tatap Muka yang sudah dimulai dan ujicoba di Jakarta dengan prokes yang ketat, kami juga berharap agar perkantoran non esensial dan kritikal juga sudah bisa dibuka dan di ujicoba antara 25 s/d 50% termasuk pengunjung mall yang boleh makan ditempat (dine in) bisa ditingkatkan menjadi 50%,ini akan semakin menambah gairah ekonomi,” ujar Sarman Simanjorang Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, (31/8).

Menurutnya, jika hal ini dperbolehkan akan berdampak terhadap sektor usaha yang lain seperti jumlah pengunjung mall berpotensi semakin meningkat, penjual makanan/minuman digedung perkantoran dapat buka kembali, penumpang transportasi akan meningkat dan akan memberikan kontribusi terhadap tumbuhnya konsumsi rumah tangga.

Selain itu UKM pedagang makanan dan minuman digedung perkantoran, masih ada beberapa sektor usaha yang masih menunggu kelonggaran yang diperluas yang memungkinkan usaha mereka beroperasi. Seperti aneka jasa Event Organizer/MICE penyelenggara pameran dan kontraktor turunannya, penyelenggara seminar, event pertunjukan, pernikahan, pusat wisata dimana disana banyak pelaku UKM kreatif, pengelola Gedung pertemuan dan pelaku usaha hiburan seperti bioskop dan hiburan malam yang sudah sampai 1,5 tahun belum diperbolehkan buka.

“Nasib para pelaku usaha disektor ini juga harus diselamatkan karena mereka juga memiliki tenaga kerja yang tidak sedikit. Pemerintah sudah harus menyentuh dan memperhatikan nasib mereka dan memberikan bantuan dalam bentuk relaksasi atau insentif,” ungkap Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta ini.

Lebih lanjut ia menambahkan, jika pemerintah membuka kelonggaran yang diperluas, pelaku usaha akan patuh dan taat melaksanakan peraturan PPKM secara ketat seperti kewajiban pengunjung di mall dan perkantoran yang wajib dipaksin, proses yang ketat dan jam operasional yang ditentukan.

“Kita harus kawal Bersama agar trend kasus covid semakin menurun dan terkendali agar level PPKM dipastikan semakin menurun tidak balik naik kembali. Semoga Pemerintah dapat memberikan keputusan yang terbaik berimbang untuk kesehatan dan masa depan ekonomi,” tandasnya.

Related Articles

Back to top button