ETALASE

Ingat, Tak Perlu Terburu-buru Menunda Proses Penuaan karena Susutnya Produksi Kolagen!

Jakarta Review, Jakarta – Secara alami, setiap manusia akan mengalami proses penuaan. Tetapi, pesan para dokter kecantikan, ingat, tak perlu terburu-buru menunda proses penuaan karena susutnya produksi kolagen!

Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh manusia. Tubuh manusia memproduksi sendiri kolagen dari protein dan vitamin C. Kolagen yang ada di bawah kulit bisa membuat kulit kencang, elastis, dan kenyal. Namun begitu, produksi kolagen berkurang satu persen mulai saat seseorang berusia 25 tahun.

Berkurangnya kolagen terlihat pada kerutan kerutan kulit sebagai bentuk penandaan proses penuaan. Selain pada kulit, kolagen juga ada di tendon, otot, persendian tulang, dan pembuluh darah.

Lima orang dokter estetika yakni dr. Deasy Lius, Sp.D.V.E, dr. Jeffri Setiawan, dipLAAAM, dr. Elfin, M.Biomed (AAM), dr. Lanny Juniarti, DipLAAAM, dan dr. I.G,N Probo Suteja Putra mengemukakan hal tersebut, Sabtu (22/8/2026), pada diskusi oleh Nordberg Medical Unique Science Indonesia.

“Ikuti proses mulai dari konsultasi agar proses penanganan pasien memberikan hasil yang terbaik,” ucap dr. Jeffri.

Secara khusus, para dokter menyebut mengenai suntikan perangsang produksi kolagen atau lazim disebut stimulator kolagen.

Stimulator kolagen, terang dr. Deasy Lius yang menjadi produk Nordberg Medical adalah evidence base medicine demi mendapatkan layanan dan tanggung jawab yang tegas.

“Tanpa ada evidence base medicine_, layanan estetika menimbulkan konflik kepentingan,” tuturnya.

Regeneratif

Sementara layanan estetika berdasarkan ilmu kedokteran, menjaga pula proses pada tubuh memperhatikan pertumbuhan kolagen dan reaksi tubuh, menurut dr. Lanny Juniarti.

Dirinya menjelaskan, dokter estetika akan mencermati, misalnya, dampak inflamasi serta pembengkakan pasca-penyuntikan stimulator kolagen di bagian tubuh tertentu. Kemudian, ulas dr. Probo Suteja, proses pengamatan pertumbuhan produksi kolagen berlangsung tidak sebentar dan ada tahapannya.

“Proses hingga hasil bisa mencapai 52 minggu, ” ucap dr. Probo Suteja.

Nordberg Medical pada proses estetika medis mengandalkan teknologi injeksi PLLA-LASYNPRO.

Merek dagang (TM) ini berguna untuk estetika medis peremajaan dan pengencangan kulit.

Produk PLLA-LASYNPRO punya keunikan dari bentuknya yang bulat sempurna dan tersebar merata.

Nordberg Medical meyakini, keunikan ini memberi manfaat bagi pasien estetika medis, salah satunya dengan minimnya inflamasi.

“Perawatan dengan cara ini ini, dari riset yang kami lakukan, berlangsung regeneratif,” begitu pernyataan Nordberg Medical.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button