Barcelona Tumbang 2-4 dari PSG, Hansi Flick Pilih Alihkan Fokus ke El Clasico Kontra Real Madrid
Rekor 11 kemenangan beruntun Barcelona terhenti usai kalah 2-4 dari PSG di Liga Champions. Hansi Flick alihkan fokus ke El Clasico.

PARIS, jakrev.com – Catatan impresif Barcelona di awal musim 2026/2027 akhirnya ternoda di Paris. Tampil di Stadion Parc des Princes pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, skuat asuhan Hansi Flick harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dengan skor akhir 2-4.
Hasil minus ini sekaligus menghentikan rekor 11 kemenangan beruntun yang sempat diukir Blaugrana.
Sejak peluit pertama dibunyikan, laga berlangsung sengit dengan intensitas tinggi. PSG langsung menebar ancaman di menit-menit awal lewat aksi Kvaratskhelia yang tembakannya membentur tiang gawang, sebelum golnya dianulir karena berada dalam posisi offside.
Barcelona tak tinggal diam dan merespons lewat pergerakan Pedri, Dani Olmo, serta Raphinha yang sempat memaksa kiper Matvey Safonov bekerja keras.
Drama Empat Gol dan Cedera Dani Olmo
Nasib kurang beruntung menghampiri Barcelona di pertengahan babak pertama. Dani Olmo, yang menandai penampilan ke-100 bersama tim, harus ditarik keluar lapangan lantaran mengalami cedera usai berbenturan dengan pemain lawan.
Petaka bagi tim tamu berlanjut pada menit ke-38. Kesalahan umpan di area pertahanan dimanfaatkan dengan baik oleh barisan depan Les Parisiens. Desire Doue yang mendapat ruang tembak langsung melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti untuk membobol gawang Joan Garcia.
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih berani dalam membongkar pertahanan tuan rumah. Hasilnya terlihat pada menit ke-55 ketika bek muda Xavi Espart sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan terukur dari Fermin Lopez, Espart yang merangsek naik tanpa terkawal langsung merobek jala Safonov.
Namun, PSG menunjukkan mentalitasnya sebagai sang juara bertahan Eropa. Pada menit ke-72, Lucas Hernandez membawa PSG kembali unggul 2-1 melalui sundulan terarah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Balasan Cepat Lamine Yamal Sebelum PSG Mengunci Kemenangan
Pantang menyerah, anak-anak Catalan kembali membalas tujuh menit berselang. Lamine Yamal memanfaatkan kecerobohan lini belakang PSG untuk menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke tiang dekat yang gagal dijangkau Safonov. Skor berubah menjadi 2-2 pada menit ke-79.
Sayangnya, kegembiraan kubu tamu tak bertahan lama. Dua menit setelah gol Yamal, Vitinha melepaskan tembakan melengkung akurat dari luar kotak penalti pada menit ke-81 yang bersarang kukuh di sudut bawah gawang Barcelona.
Asyik menyerang demi mengejar ketertinggalan, lini belakang Barcelona menyisakan celah terbuka. Fabian Ruiz menutup perlawanan tim tamu lewat gol keempat pada menit ke-87 untuk memastikan kemenangan PSG 4-2.
Hansi Flick Santai dan Langsung Tatap El Clasico
Pelatih Barcelona, Hansi Flick tidak mencari kambing hitam atas kekalahan perdana timnya musim ini. Dia mengakui bahwa PSG tampil lebih segar dan efektif, terutama di 15 menit terakhir pertandingan.
“PSG membuktikan bahwa mereka tim yang lebih baik dari kami hari ini. Kami kalah, tetapi ada pelajaran berharga yang bisa dipetik. Ini baru bulan Oktober, dan gelar Liga Champions tidak ditentukan sekarang, melainkan di bulan Juni,” ujar Flick usai laga, seperti dikutip Marca.
Flick juga memberikan apresiasi khusus kepada pemain mudanya, Xavi Espart, yang tampil sangat impresif di lini belakang sekaligus menyumbang satu gol.
Selain itu, Flick mengonfirmasi sengaja mengistirahatkan Rodri agar kondisinya tetap bugar saat melakoni laga penting akhir pekan nanti.
Meski rekor tak terkalahkan kini telah terhenti, Flick tetap optimistis menatap laga-laga berikutnya.
Barcelona tak punya banyak waktu untuk meratap karena mereka harus segera bersiap melakoni duel sengit bertajuk El Clasico melawan Real Madrid pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB.



