OLAHRAGA

Kutukan 10 Tahun Berlanjut, Cheavon Clarke Kembali Jadi Batu Sandungan Chris Billam-Smith

Cheavon Clarke bikin kejutan usai menghentikan mantan juara dunia Chris Billam-Smith lewat TKO di ronde ketujuh.

LONDON, jakrev.com – Ring tinju Copper Box Arena, London, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB, menjadi saksi lahirnya kejutan besar.

Cheavon Clarke (13-2, 10KO) sukses menuntaskan perlawanan mantan juara dunia kelas penjelajah, Chris Billam-Smith, lewat kemenangan TKO yang sangat meyakinkan di ronde ketujuh.

Hasil ini terasa makin dramatis lantaran sepanjang karier profesionalnya, petinju asal Bournemouth tersebut belum pernah sekali pun jatuh mencium kanvas.

Namun di tangan Clarke, pertahanan kukuh Billam-Smith (22-3, 14KO) hancur berkeping-keping hingga roboh dua kali sebelum wasit Lee Every akhirnya menghentikan duel.

Jual Beli Pukulan Sejak Ronde Awal

Sejak bel pertama dibunyikan, kedua petinju langsung tampil menekan dengan tempo tinggi. Clarke tampil penuh tenaga, melancarkan pukulan overhand kanan yang beberapa kali membuat Billam-Smith harus ekstra waspada.

Meski beberapa kali gerakannya terlihat terlalu liar, pukulan kanan Clarke terbukti efektif menembus benteng pertahanan lawan.

Billam-Smith yang dikenal punya daya tahan tubuh tangguh tak tinggal diam. Dia membalas lewat uppercut tajam dari jarak dekat. Aksi saling balas pukulan terus berlanjut hingga ronde keempat dan kelima.

Memasuki ronde keenam, Billam-Smith sempat memegang kendali lewat pukulan keras yang memaksa Clarke mengambil langkah mundur untuk mengatur napas.

Pukulan Kanan Mematikan di Ronde Ketujuh

Petaka bagi Billam-Smith datang di ronde ketujuh. Sebuah pukulan kanan keras dari Clarke menghantam telak dan membuat sang mantan juara dunia tersungkur ke kanvas untuk kali pertama dalam karier profesionalnya.

Billam-Smith berusaha bangkit dengan sisa tenaga, namun Clarke langsung memburu tanpa memberi ruang bernapas. Terdesak di tali ring, Billam-Smith kembali menerima kombinasi pukulan keras hingga jatuh untuk kali kedua.

Saat Billam-Smith mencoba bertahan dengan kaki yang mulai goyah di pinggir ring, wasit Lee Every bergerak cepat menghentikan pertarungan demi keselamatan sang petinju.

Rivalitas 10 Tahun dan Keinginan Rematch

Kemenangan ini makin menegaskan dominasi Clarke atas Billam-Smith. Hasil ini sekaligus mengulang memori 10 tahun lalu saat Clarke mengalahkan Billam-Smith di final kejuaraan amatir nasional.

Total dari tiga pertemuan mereka di ring amatir maupun profesional, Clarke selalu keluar sebagai pemenang.

Usai laga, Billam-Smith tak memungkiri rasa kecewanya meski mengakui keunggulan lawan. Menurutnya, kesalahan kecil di ronde ketujuh harus dibayar mahal.

“Saya merasa dalam posisi unggul sebelumnya, tapi dia mendaratkan pukulan yang sangat bagus. Selamat untuk Chev. Kami sudah bertarung tiga kali dan dia memenangi semuanya. Saya sangat ingin bertarung lagi dengannya suatu hari nanti,” ujar Billam-Smith seperti dikutip dari Sky Sports.

Di sisi lain, Clarke tampil sangat percaya diri menyikapi statusnya yang sempat tidak diunggulkan.

“Dianggap underdog oleh siapa? Yang jelas bukan oleh kami! Saya tidak peduli dengan label orang lain. Saya Chev Clarke dan cuma itu yang penting,” tegasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button