OLAHRAGA

Man City Tumbang Tiga Kali Beruntun, Enzo Maresca Akui Skuatnya Kalah Intensitas dari Nottingham Forest

Enzo Maresca akui Man City kalah intensitas saat ditumbangkan Nottingham Forest 1-3. Dia soroti kesalahan 'copy paste' skuatnya.

JAKARTA, jakrev.com – Manajer Manchester City, Enzo Maresca tidak menutupi rasa kecewanya usai skuatnya dibantai Nottingham Forest 1-3 pada lanjutan Liga Premier Inggris di City Ground, Nottingham, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB.

Pelatih asal Italia itu menilai anak asuhnya kalah jauh dari segi intensitas dan selalu kehabisan bensin saat berhadapan dengan permainan fisik tuan rumah, terutama pada babak pertama.

Kekalahan ini terasa kian menyakitkan karena The Citizens kini menelan tiga kekalahan beruntun di liga domestik. Hasil buruk tersebut membuat Man City tertahan di peringkat kedua, tertinggal enam poin dari Arsenal yang berada kukuh di puncak klasemen.

Kerap Kalah Duel dan Gol ‘Copy Paste’

Dalam sesi konferensi pers seusai laga, Maresca menyoroti bagaimana dua gol Nottingham Forest yang dicetak Liam Delap tercipta lewat skenario transisi yang hampir persis.

Menurut dia, kegagalan para pemain Man City dalam memenangi duel perebutan bola di area krusial menjadi biang keladi utama dari petaka tersebut.

“Sangat jelas bahwa babak pertama kami tidak cukup bagus. Kami tidak mampu menyamai intensitas yang dibutuhkan dalam laga seperti ini. Kami kebobolan satu, kebobolan dua, lalu mencoba merespons. Di babak kedua kami memulai jauh lebih baik, mencetak satu gol, tapi tidak bisa menambahnya lagi,” ujar Maresca seperti dilansir Sky Sports.

Dia menambahkan, skuatnya harus segera menemukan penyebab di balik merosotnya performa fisik dan fokus pemain di lapangan.

“Gol kedua dan ketiga yang bersarang di gawang kami lewat transisi itu seperti ‘copy paste’. Pada gol kedua, kami kalah duel di tengah lapangan. Lalu pada gol ketiga, kami kembali kalah duel di depan kotak penalti. Dari sana, jika Anda membuat kesalahan atau tidak memenangi duel, Anda pasti kebobolan lewat transisi,” kata dia.

Forest Akhiri Paceklik Gol di City Ground

Bagi Nottingham Forest, kemenangan ini terasa istimewa sekaligus memutus dahaga gol di kandang sendiri. Tim asuhan Oliver Glasner itu sebelumnya berpuasa gol selama nyaris enam bulan atau sekitar delapan setengah jam permainan di City Ground.

Laga baru berjalan enam menit, Jair Cunha membuka keunggulan tuan rumah usai merebut bola dari Josko Gvardiol dan melepaskan tembakan terukur.

Pada menit ke-18, Xaver Schlager memenangi duel di lini tengah atas mantan pemain Forest, Elliot Anderson, sebelum menyodorkan umpan matang ke Liam Delap yang sukses memperlebar jarak.

Man City sempat mencoba bangkit di babak kedua lewat gol roket Rayan Cherki. Anak asuh Maresca terus mengurung pertahanan lawan demi mencari gol penyeimbang.

Namun, lewat skema serangan balik cepat, Morgan Gibbs-White berhasil mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan dingin oleh Delap untuk mengunci skor menjadi 3-1.

Catatan Kelam Man City dan Kebangkitan Forest

Hasil minus di markas Forest mencatatkan rekor kelam bagi Man City. Mereka menjadi tim kasta teratas Liga Inggris pertama dalam 122 tahun terakhir yang mampu memenangi tujuh laga awal musim, tetapi kemudian langsung menelan tiga kekalahan beruntun.

Sementara itu, tambahan tiga poin ini membawa angin segar bagi Oliver Glasner. Nottingham Forest resmi keluar dari zona degradasi sekaligus memberikan suntikan kepercayaan diri yang tinggi untuk mengarungi sisa musim.

Di sisi lain, Maresca dituntut segera melakukan evaluasi mendalam agar skuatnya tetap optimistis menjaga peluang dalam perburuan gelar juara Liga Premier Inggris musim ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button