BerandaNASIONALDIDAKTIKAAnugerah Mr & Miss LSPR 2022 Lahirkan Role Model untuk Mahasiswa LSPR

Anugerah Mr & Miss LSPR 2022 Lahirkan Role Model untuk Mahasiswa LSPR

Kegiatan malam penganugerahan atau coronation night Mr & Ms LSPR telah selesai dilaksanakan, 18 Agustus 2022 lalu. Mr & Ms LSPR yang merupakan campus ambassador dari LSPR Jakarta yang digelar di The Amani Palladium Theatre, LSPR Transpark Juanda, Bekasi, Jawa Barat. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Bekasi – Kegiatan malam penganugerahan atau coronation night Mr & Ms LSPR telah selesai dilaksanakan, 18 Agustus 2022 lalu. Mr & Ms LSPR yang merupakan campus ambassador dari LSPR Jakarta yang digelar di The Amani Palladium Theatre, LSPR Transpark Juanda, Bekasi, Jawa Barat.

Mengangkat tema “Emergence: Embracing the New Dawn”, Mr & Ms LSPR ingin menunjukkan kembali nya ajang Mr & Ms LSPR setelah 2 tahun tidak bisa beraktivitas akibat masa pandemi, serta datangnya sebuah era baru menuju masa endemi di Indonesia.

“Para finalis sudah dipilih sejak bulan Februari 2022 dan menjalani karantina selama empat bulan untuk sampai pada coronation night. Mr & Ms LSPR 2022 terpilih mendapatkan hadiah berupa beasiswa selama satu tahun, sejumlah uang tunai, serta berbagai produk sponsor. Selain itu para finalis juga mendapatkan banyak ilmu selama karantina berlangsung. Yakni berupa pelatihan table manner, beauty class, public speaking dan lain-lain,” kata Patricia Vicky, selaku Head of Student Activities LSPR Institute.

“Mr &Ms LSPR tidak hanya merupakan duta kampus semata, para Mr & Ms LSPR juga menjadi role model bagi para mahasiswa LSPR serta menjalankan beberapa Social Campaign untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu-isu sosial yang sedang terjadi.” lanjut Vicky.

Mr & Ms LSPR dimulai sejak tahun 2001, setiap tahunnya 20 finalis yang terdiri dari sepuluh mahasiswa dan sepuluh mahasiswi aktif di LSPR yang akan menjadi perwakilan LSPR Insitute baik internal maupun eksternal kampus. Pada tahun ini, Mr & Ms LSPR memutuskan untuk mengerucutkan jumlah finalis dari 20 finalis menjadi 14 finalis untuk mengatasi masa pandemic serta membesarkan intensitas pelatihan untuk para finalis. Ke 14 finalis tersebut akan mengerjakan beberapa projek dan bertugas selama satu tahun bersama.

Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P selaku Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Bima Laga selaku Ketua umum asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Karina Syahna selaku Putri Indonesia Kalimantan Barat 2019, dan juga Mr. Taufan Teguh Akbari Ph.D selaku Wakil Rektor III LSPR Institute of Communication & Business yang akan menjadi juri dalam acara ini.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN