
Jakarta Review, Jakarta – London School of Public Relations (LSPR) Jakarta kembali menyelenggarakan acara tahunan rangkaian pertunjukan The 9th LSPR Performing Arts Communication Festival dan The 20th LSPR Theatre Festival. Acara ini melibatkan 16 kelas dari 4 kelas jurusan Performing Arts Communication dan 12 kelas dari konsentrasi Bussiness Studies ini digelar di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Kampus B, Jl. K. H. Mas Mansyur Kav. 35 mulai tanggal 22 Januari hingga 9 Februari 2018.
Kali ini acara digelar sebagai bagian dari rangkaian untuk menyambut hari jadi LSPR-Jakarta yang ke-26 yang jatuh pada bulan Juli mendatang.
“LSPR Theatre Festival merupakan cikal bakal praktek kerjasama dan tampil percaya diri di hadapan public bagi mahasiswa LSPR di tahun yang pertama. Kegiatan ini merupakan ujian akhir dari mata kuliah Introduction to PAC yang mengajarkan mahasiswa mengenai pengenalan bentuk komunikasi melalui seni pertunjukkan.”, ujar Renata Tirta Kurniawan, Dean Department of Mass Communication, Digital Media Communication and Advertising, and Performing Arts Communication.
“Demikian juga dengan LSPR PAC Festival, yang merupakan ujian akhir untuk mahasiswa konsentrasi Performing Arts Communication dari semester 3 dan 5. Dengan tema dualism, LSPR PAC untuk pertama kalinya membuat Trilogy in PAC yang menampilkan sebuah cerita dalam bentuk radio drama, web series dan theatre performance.”, tambah Renata.
LSPR Performing Arts Communication Festival merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Department of Performing Arts Communication sebagai ujian akhir semester bagi mahasiswa yang berada di jurusan PAC. Dari tanggal 3-4 Februari 2018, LSPR PAC akan membuat pertunjukan musik yang berjudul “Roses & Thorns” oleh PAC 20-1B, dan “Sides” oleh PAC 20-2B. Rangkaian PAC Festival ini akan dilanjutkan kembali oleh PAC batch 19 yang akan membuat pertunjukan kolaborasi berjudul “To Love & To be Loved” oleh PAC 19-1B dan “Werewolf” oleh PAC 19-2B.
Pada tahun 2008, LSPR-Jakarta menerima penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai yang pertama membuat Produksi Teater Terpanjang untuk The 4th LSPR Theatre Festival.
Tahun ini, penyelenggaraan LSPR Theatre Festival sudah memasuki tahun ke-20. Dengan didampingi oleh dosen dan asisten dosen yang kompeten dibidang seni pertunjukan, The 20th LSPR Theatre Festival akan memiliki 12 teater produksi dengan 12 kelas bath 21 sebagai syarat akademis dan juga pengenalan untuk jurusan Performing Arts Communication. Pertunjukan akan berlangsung pada tanggal 22 Januari – 2 Februari 2018. Acara ini akan ditutup dengan pelaksanaan Awarding Ceremony pada 9 Februari 2018.
Sekedar informasi London School of Public Relations – Jakarta berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Visual Design Communication & Advertising dan Performing Arts Communication, serta program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management. Saat ini LSPR – Jakarta memiliki 17.219 lulusan serta lebih dari 4500 mahasiswa/i aktif. Hingga tahun 2017 ini, LSPR telah berhasil memproduksi lebih dari 200 judul teater. Mungkin LSPR satu-satunya kampus komunikasi di dunia, terbanyak menghasilkan produksi teater mahasiswa. (win)


