
Jakarta Review, Serang – Gubernur Banten, Wahidin Halim memimpin upacara sumpah pemuda sekaligus meresmikan kompleks bangunan baru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa di Desa Picung, Pandeglang.
Hadir dalam acara dan menandatangani prasasti, Komandan Jenderal Kopassus (Danjen Kopassus), Mayjen TNI Eko Margiyono, yang sejak awal mendukung dan mengawal kesuksesan pembangunan melalui peran Grup 1 Kopassus.
Sekedar informasi Kompleks bangunan MI Darut Taqwa telah dibangun sejak 12 September 2018 lalu. Pembangunannya sekaligus menjadi simbol gotong royong Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat lokal.
Pembangunan kompleks MI Darut Taqwa terdiri dari 6 (enam) ruang kelas, 1 (satu) perpustakaan, 1 (satu) ruang guru, 1 (satu) ruang kepala sekolah, dan kamar mandi. Melengkapi fasilitas tersebut, dibangun juga sarana air bersih, sanggar pramuka, dan taman baca masyarakat yang ada di kantor desa. Seluruh fasilitas ini dilakukan pembangunannya oleh Grup 1 Kopassus bersama warga lokal.
“Bersama dengan Grup 1 Kopassus, Bakti Nusantara mendirikan bangunan baru untuk MI Darut Taqwa, mempertimbangkan kondisi bangunan lama dirasa sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara Aryo Asto Saloko dalam keterangan resminya kepada Jakarta Review, 28/10/2018.
Layanan Kesehatan, Kemah Perdamaian, dan Capacity Building
Grup 1 Kopassus bersama Yayasan Tunas Bakti Nusantara turut menggandeng RS Achmad Wardi dan Dompet Dhuafa (operasi katarak), RS Sari Asih Serang, B. Braun Indonesia, Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI), dan BKKBN Provinsi Banten (Metode Operasi Wanita/MOW), serta RS Kencana Serang, Smile Train, dan Yayasan Anugerah Sentosa (operasi bibir sumbing). Program ini menjangkau 200 warga yang membutuhkan operasi katarak, 26 kasus bibir sumbing, serta 240 peserta layanan kesehatan gigi dan 353 peserta sunatan massal. Rumah Sakit Lapangan bahkan melayani lebih dari 750 orang warga selama kegiatan berlangsung.
Selain layanan kesehatan, salah satu kegiatan utama untuk menginspirasi para siswa dan guru di Pandeglang adalah Kemah Perdamaian yang difasilitasi oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Messenger of Peace. Perkemahan ini diadakan untuk membangun rasa cinta tanah air, semangat perdamaian di kalangan siswa, serta untuk membuka wawasan kerja sama dan toleransi dengan sesama. Seluruh siswa MI Darut Taqwa dan beberapa guru bergabung mengikuti kegiatan ini. Terdapat pula program Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru yang diadakan oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Pelatihan ini dilakukan dalam rangka implementasi kurikulum 2013 yang diikuti oleh perwakilan guru SD, SMP, dan SMA di Pandeglang. Ketua Umum PB PGRI, Dr. Unifa Rosidi, hadir langsung memimpin jalannya pelatihan.
Rangkaian Bakti Nusantara 2018 di Serang dan Pandeglang diprakarsai oleh Grup 1 Kopassus dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara serta didukung antara lain oleh PT PLN (Persero), Wardah, PT Krakatau Steel (Persero), dan Perisai Nusantara. Beberapa perusahaan lain pun turut berpartisipasi, seperti Indonesia Power, Jitunews, Syailendra Adji Satyagraha, Yayasan Anugerah Sentosa, Smile Train, Growth Steel Group, Sentra Usahatama Jaya, Bank Banten, dan PT Angkasa Pura II (Persero). (win)


