
Jakarta Review, Jakarta – Kabar gembira datang dari PT Food Station Tjipinang Jaya. Sejak awal pekan ini, (23/3/2020), BUMD Pangan DKI ini berhasil memperoleh pasokan gula pasir sebanyak 500 ton. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya kepada teropong senayan, 28/3 ini.
Arief menambahkan, pekan depan tahap kedua akan datang lagi sebanyak 1000 ton gula pasir. Dengan demikian dalam waktu dekat ini, total yang akan diterima oleh PT Food Station adalah 1500 ton gula pasir.
“Ini keren disaat gula sangat terbatas, PT Food Station tetap dapat berperan sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar pemerintah harus hadir disaat masyarakat sedang membutuhkan,” ujar Arief seraya mengucapkan terimakasih atas kerja keras tim di internal PT Food Station yang berhasil mendatangkan gula pasir ini.
Gula pasir sebanyak 1500 ton tersebut lanjut Arief, akan dikemas dalam paket 1 kg dan akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta. Adapun harga jualnya disesuaikan dengan harga acuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan yakni Rp12.500 per kilogram.
“harga jualnya sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan pemerintah yakni Rp12.500 per kg dan diprioritaskan untuk dijual di outlet yang dimiliki oleh Perumda Pasar Jaya melalui Jakgrosir serta lanjut ke mitra strategis PT Food Station,” jelas Arief.
Melalui perolehan gula sebanyak 1500 ton ini, Arief berharap warga Jakarta bisa dengan mudah mendapatkan gula dalam seminggu kedepan.
“Kami cadangkan dana senilai Rp 15 miliar untuk membeli 1500 ton gula pasir pada periode ini. Kedepan akan segera kita siapkan 4000 ton lagi untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta,” tandas Arief. (win)


