MUNICH, jakrev.com – FC Bayern Muenchen memastikan satu tempat di semifinal Liga Champions setelah melewati drama tujuh gol yang melelahkan melawan Real Madrid di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan 4-3 (agregat 6-4) ini tidak hanya soal skor, tapi tentang ketangguhan mental yang ditegaskan oleh dua pilar lini serang Die Roten, Harry Kane dan Michael Olise.
Harry Kane: Sabar adalah Kunci
Bomber andalan Bayern, Harry Kane mengakui bahwa pertandingan melawan sang “Raja Eropa” selalu menguras energi dan emosi. Kane menyoroti bagaimana timnya sempat goyah di babak pertama yang dia sebut sangat kacau.
“Itu adalah pertandingan yang sangat berat. Kami tahu betapa sulitnya melawan Real Madrid di Liga Champions. Mereka punya koneksi spesial dengan kompetisi ini,” ujar Kane pasca-laga dikutip dari laman resmi FC Bayern.
Bayern sempat tertinggal cepat melalui gol Arda Guler saat laga baru berjalan 30 detik. Namun, Kane menekankan bahwa perubahan pendekatan di babak kedua menjadi titik balik kemenangan mereka.
“Babak pertama sedikit kacau. Kami memulai dengan cara terburuk, tapi kami berhasil bangkit. Di babak kedua, kami sepakat untuk lebih bersabar. Kami tahu seiring berjalannya waktu, kami akan semakin kuat dan mampu memanfaatkan peluang di menit-menit akhir,” tutur kapten Timnas Inggris tersebut.
Kegigihan Michael Olise yang Berbuah Manis
Senada dengan Kane, Michael Olise yang menjadi penentu kemenangan lewat gol indahnya di masa injury time, merasa bangga dengan resiliensi tim. Baginya, laga ini sempat terasa seperti aksi balas-membalas gol yang tak berujung.
“Awalnya terasa seperti ‘gol, gol, gol’. Sangat intens. Namun saat situasi mulai tenang, kami bermain lebih baik di babak kedua,” kata Olise.
Mantan pemain Crystal Palace ini juga menceritakan ambisinya untuk mencetak gol setelah beberapa kali percobaannya digagalkan kiper lawan.
“Saya mencoba lima atau enam kali sebelumnya dan saya merasa semakin dekat di setiap percobaan. Sangat menyenangkan akhirnya bisa mencetak gol itu dan membantu tim menang,” tuturnya dengan semringah.
Catatan Pertandingan
Laga berlangsung dramatis sejak menit awal. Arda Guler mencetak dua gol untuk Madrid, sementara Bayern membalas lewat Aleksandar Pavlovic dan penalti Harry Kane. Kylian Mbappe sempat membuat agregat menjadi sama kuat 4-4 sebelum turun minum.
Titik balik terjadi saat Eduardo Camavinga menerima kartu merah di penghujung laga. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh skuat asuhan Vincent Kompany. Luis Diaz membawa Bayern memimpin agregat, sebelum tendangan melengkung Michael Olise mengunci tiket semifinal bagi FC Bayern.
Di babak semifinal, FC Bayern Muenchen sudah dinanti oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Laga leg pertama dijadwalkan akan digelar di Paris pada 28 April mendatang.


