MUNICH, jakrev.com – Kapten sekaligus kiper legendaris FC Bayern Muenchen, Manuel Neuer memberikan pengakuan jujur usai laga panas perempat final Liga Champions kontra Real Madrid, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Di balik kemenangan tipis 4-3 (agregat 6-4) yang membawa The Bavarians ke semifinal, Neuer sempat menjadi sorotan akibat kesalahan fatal di menit awal.
Laga di Allianz Arena itu memang bak roller coaster emosi bagi Neuer. Baru berjalan 30 detik, operan cerobohnya berhasil dicegat Arda Güler yang langsung menyarangkan bola ke gawang yang kosong.
Pengakuan Jujur Soal Blunder Awal
Alih-alih mencari alasan, Neuer secara jantan mengakui kesalahannya.
“Saya sebenarnya ingin mengoper bola ke sisi luar, tapi tendangan saya tidak sempurna sama sekali. Itu murni umpan buruk dari saya,” ungkap Neuer mengutip laman resmi klub.
Namun, mentalitas juara berbicara. Meski Güler tampil menggila dengan dua gol (brace), Bayern tetap tenang.
Gol dari Aleksandar Pavlovic dan Harry Kane sempat menyamakan kedudukan, sebelum Kylian Mbappe membawa Madrid unggul 3-2 di babak pertama (agregat 4-4).
Titik Balik dan Drama di Allianz Arena
Neuer membayari tuntas kesalahannya dengan serangkaian penyelamatan krusial di babak kedua, termasuk mementahkan tendangan voli jarak dekat Mbappe.
“Penyelamatan dari Mbappe itu sangat penting. Itu umpan silang yang bagus, dia melakukan voli, dan itu adalah jenis bola tipikal yang entah bagaimana bisa saya tepis,” kata kiper timnas Jerman tersebut.
Keluarnya Eduardo Camavinga karena kartu merah menjadi celah bagi Bayern. Luis DÃaz dan Michael Olise akhirnya memastikan kemenangan dramatis di menit-menit akhir. Bagi Neuer, ketegangan hingga menit berdarah adalah bumbu yang membuat Liga Champions istimewa.
“Drama? Saya pikir itu memang bagian dari permainan. Ini adalah malam Liga Champions yang sesungguhnya, jenis malam yang jarang Anda alami. Atmosfernya luar biasa,” tegasnya.
Menatap Semifinal Melawan PSG
Kemenangan ini memastikan Bayern Muenchen akan berhadapan dengan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) di babak semifinal. Neuer memprediksi duel tersebut akan kembali berjalan ketat.
“Laga melawan PSG selalu berjalan sengit. Kami menantikannya, bertandang ke Paris lalu kembali bermain di kandang sendiri,” pungkasnya.
Sebelum terbang ke Paris pada 28 April mendatang, Bayern akan lebih dulu menjamu Stuttgart dalam lanjutan Bundesliga pada Minggu nanti untuk menjaga momentum kemenangan mereka.


