MUNICH, jakrev.com – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa mengirimkan pesan penuh optimisme jelang laga krusial Liga Champions melawan Bayern Munchen, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Berstatus sebagai tim tamu di Allianz Arena, skuat Los Blancos bertekad membalikkan keadaan setelah tertinggal agregat 1-2 pada leg pertama di Santiago Bernabeu.
Meski sempat kesulitan meladeni dominasi penguasaan bola Die Roten pada pertemuan pertama, Arbeloa menepis anggapan bahwa menaklukkan raksasa Jerman di kandang mereka adalah sebuah misi yang mustahil. Juru taktik asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk melaju ke babak selanjutnya.
“Pertama-tama, kami adalah Real Madrid. Jika ada tim yang datang ke stadion ini untuk membalikkan keadaan, itu adalah kami. Kami adalah tim yang pantang menyerah, tim dengan 15 trofi Piala Champions Eropa. Kami akan pulang dengan kebanggaan lencana kami,” ungkap Arbeloa, seperti dikutip dari Football Espana, Rabu (15/4/2026).
Mentalitas pemenang memang menjadi DNA utama Real Madrid di kompetisi elite Eropa. Sang pelatih mengungkapkan bahwa seluruh elemen klub, mulai dari staf pelatih, pemain, hingga para penggemar, memiliki keyakinan utuh bahwa kemenangan sangat bisa diraih di Munich.
“Saya tidak melihat bahwa kami perlu melakukan sebuah keajaiban. Tidak ada seorang pun yang mengenal Real Madrid akan berpikir bahwa kemenangan kami besok adalah sebuah keajaiban. Bayern adalah tim hebat yang memiliki sejarah dan kepribadian kuat, tetapi kami hanya perlu fokus pada pembuktian kami sendiri di atas lapangan,” paparnya.
Mencari Pengganti Aurelien Tchouameni
Selain tekanan agregat gol, salah satu tantangan terbesar yang harus dipecahkan Arbeloa dalam lawatan kali ini adalah absennya jangkar lini tengah, Aurelien Tchouameni. Pemain berkebangsaan Prancis itu terpaksa menepi akibat hukuman skorsing, padahal dia tampil sangat konsisten sepanjang musim.
Namun, Arbeloa mengaku tidak risau mencari sosok pelapis. Kedalaman skuat yang dimiliki Real Madrid memberikannya kemewahan untuk meracik strategi terbaik dan menjaga keseimbangan di sektor gelandang.
“Kami memiliki banyak opsi dan pemain yang bisa mengisi posisi Tchouameni. Ada Camavinga, Thiago Pitarch, Dani Ceballos, hingga Federico Valverde. Pemain pengganti nanti juga harus siap membantu kami di babak kedua karena ini akan menjadi pertandingan yang sangat panjang dan intens,” jelas pelatih yang juga legenda klub tersebut.
Di atas kertas, Eduardo Camavinga menjadi kandidat terkuat untuk turun sebagai starter. Namun, inkonsistensi dan masalah kebugaran yang sempat dialaminya membuka peluang bagi pemain muda seperti Thiago Pitarch, atau bahkan Brahim Diaz untuk mendapatkan menit bermain krusial.
Bagi Real Madrid, kunci utama untuk membungkam Bayern Munchen nanti terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Arbeloa menekankan agar Los Blancos tampil lebih klinis dan tidak menyia-nyiakan peluang sekecil apa pun jika ingin memastikan tiket ke fase berikutnya.
Skuat Real Madrid:
Kiper: Lunin, Fran Gonzalez, and Javi Navarro.
Bek: Carvajal, Militao, Alaba, Trent, A. Carreras, Fran Garcia, Rudiger, Mendy, and Huijsen.
Gelandang: Bellingham, Camavinga, Valverde, Arda Guler, D. Ceballos, and Thiago.
Depan: Vini Jr., Mbappe, Gonzalo, Brahim Diaz, and Mastantuono.


