BerandaOLAHRAGATensi Tinggi di Liga Champions, UEFA Jamin Kualitas Rumput Metropolitano usai Protes...

Tensi Tinggi di Liga Champions, UEFA Jamin Kualitas Rumput Metropolitano usai Protes Hansi Flick

UEFA jamin rumput Metropolitano sesuai standar usai diprotes Hansi Flick jelang laga perempat final Liga Champions Atletico vs Barcelona.

MADRID, jakrev.com – Tensi tinggi menyelimuti duel penentuan perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid dan Barcelona pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Ketegangan kini tak hanya berpusat pada adu strategi di atas lapangan hijau, tetapi juga merembet pada keluhan teknis menyangkut kondisi rumput di Stadion Civitas Metropolitano.

Mengutip laporan Football Espana, pelatih Barcelona, Hansi Flick secara terbuka menyampaikan rasa frustrasinya terhadap permukaan lapangan jelang leg kedua.

Sebelumnya, pelatih asal Jerman ini sudah sempat meradang akibat keputusan wasit di leg pertama. Dia menyoroti dugaan handball Marc Pubill di area terlarang, sebuah keluhan resmi yang pada akhirnya dimentahkan UEFA.

Tak berhenti di situ, saat skuat Catalan menggelar sesi latihan resmi pada Senin malam waktu setempat, Flick kembali tertangkap kamera melayangkan protes keras kepada delegasi pertandingan UEFA, Christian Kofoed.

Keluhan utamanya tertuju pada ketebalan dan kualitas rumput Metropolitano yang dinilai bisa menghambat aliran bola khas Blaugrana.

Respons Cepat UEFA dan Taktik Psikologis Atletico

Merespons polemik tersebut, UEFA segera memfasilitasi pertemuan darurat pada Selasa pagi yang dihadiri perwakilan kedua klub.

Otoritas tertinggi sepakbola Eropa itu memberikan jaminan penuh kepada kubu Barcelona bahwa panjang rumput akan berada di dalam batas standar yang diizinkan, yakni maksimal 30 milimeter (mm).

Hasil pengecekan terakhir bahkan mencatat tinggi rumput berada di angka ideal 26 mm. Selain itu, UEFA juga memastikan bahwa lapangan akan disiram air dengan durasi yang memadai sesaat sebelum kick-off untuk memastikan sirkulasi permainan berjalan lancar.

Pihak penyelenggara stadion sendiri telah memotong rumput pada hari Senin setelah latihan Barcelona selesai, dan menjadwalkan pemangkasan ulang tepat sebelum laga bergulir.

Menariknya, dari sudut pandang tuan rumah, kubu Los Rojiblancos memandang rentetan protes dari Flick tak lebih dari sekadar psywar atau taktik psikologis untuk memberi tekanan kepada UEFA serta wasit yang akan bertugas.

Rivalitas Panas di Pertemuan Keenam

Laga krusial di pentas Eropa ini bakal menjadi pertemuan keenam antara Atletico Madrid dan Barcelona sepanjang musim berjalan. Statistik sejauh ini berpihak tipis pada skuat asuhan Hansi Flick yang sukses mengemas tiga kemenangan berbanding dua milik tim asuhan Diego Simeone.

Meski Barcelona sempat mendominasi di kancah domestik La Liga, Atletico Madrid punya modal kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan El Barca dari ajang Copa del Rey dan membawa keuntungan strategis di leg pertama perempat final Liga Champions ini.

Terlepas dari hasil akhir di Madrid nanti, siapa pun yang mampu melaju ke babak semifinal dipastikan akan memegang dominasi kebanggaan (bragging rights) di salah satu rivalitas terpanas sepakbola Spanyol musim ini.

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan tulis nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Jakarta Review

JANGAN LEWATKAN